KabartaNews.PANGKEP, — Suara lantang AKP Imran menggema di Lapangan Citra Mas, Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Minggu (17/8/2026). Ia berdiri tegap sebagai Komandan Upacara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pangkep.

Dengan sikap sempurna dan tatapan lurus ke arah mimbar utama, Imran memimpin jalannya upacara dengan tegas dan penuh disiplin. Bagi Kepala Seksi Humas Polres Pangkep itu, tugas tersebut bukan sekadar bagian dari seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Peringatan tahun ini menjadi kali keempat Imran dipercaya sebagai Komandan Upacara HUT Kemerdekaan RI di Pangkep. Sebelumnya, ia mengemban tugas serupa pada 2020, 2024, dan 2025.

Namun, ada cerita berbeda di balik tugasnya tahun ini. Beberapa meter dari tempat Imran berdiri, putra sulungnya, Bripda Muhammad Raihan Prayudha Imran, juga menjalankan tugas dalam upacara tersebut sebagai pengawal Pasukan Pengibar Bendera.

Raihan merupakan lulusan Bintara Polri Angkatan 50 tahun 2023 dan saat ini bertugas di Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep.

Ayah dan anak itu berada dalam satu lapangan, tetapi menjalankan tugas masing-masing dengan penuh profesionalisme. Selama prosesi berlangsung, keduanya tidak saling menyapa maupun melakukan kontak mata. Fokus mereka tertuju pada tugas yang telah dipercayakan.

Meski demikian, berada dalam satu upacara kenegaraan dan sama-sama mengabdi sebagai anggota Polri tentu menjadi momen yang istimewa bagi keduanya.

“Alhamdulillah, sukses,” ujar Imran singkat seusai upacara.

Bagi Raihan, kesempatan bertugas bersama sang ayah dalam momentum peringatan kemerdekaan merupakan pengalaman yang telah lama ia impikan. Kini, keduanya sama-sama mengenakan seragam Polri dan menjalankan tugas untuk negara di tempat yang sama.

Di kalangan jurnalis lokal, Imran dikenal sebagai sosok yang komunikatif dan terbuka. Sejak dipercaya menjabat Kepala Seksi Humas Polres Pangkep pada 2022, ia kerap menjadi penghubung antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sebelum berkecimpung di bidang kehumasan, Imran telah melewati berbagai pengalaman tugas di lapangan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Unit Lalu Lintas dan Kasat Samapta Polres Pangkep.

Pengalaman yang paling membekas dalam perjalanan kariernya adalah ketika ia dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Garuda Bhayangkara XI UNAMID. Selama setahun bertugas di Sudan, Imran menghadapi dinamika konflik dan persoalan geopolitik dalam misi perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pengalaman tersebut turut membentuk ketenangan, ketegasan, dan kemampuan Imran dalam menghadapi berbagai situasi. Karakter itu pula yang terlihat ketika ia memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pangkep.

Namun, di balik suara komando yang lantang dan sikap tegas seorang perwira, tersimpan kebanggaan seorang ayah. Melihat putranya berdiri dalam satu lapangan dan menjalankan tugas negara menjadi pengalaman yang tak sekadar membanggakan, tetapi juga penuh makna.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pangkep akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni bagi AKP Imran. Di lapangan itu, pengabdian seorang ayah dan langkah awal pengabdian seorang anak bertemu dalam satu momentum untuk Merah Putih.