KabartaNews.Pangkep, — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 mengambil langkah nyata dalam mendorong pembangunan desa berbasis data dan partisipasi masyarakat. Melalui penyusunan policy brief, mahasiswa KKN menyerahkan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Policy brief tersebut merupakan hasil penggalian aspirasi masyarakat yang dilakukan mahasiswa melalui survei, wawancara, dan observasi langsung di Dusun I, Dusun II, dan Dusun III Desa Tompo Bulu. Berbagai informasi dan aspirasi warga kemudian diolah menjadi data yang dirumuskan dalam bentuk rekomendasi untuk menjadi bahan pertimbangan pemerintah desa dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan.
Penyerahan dokumen dilakukan secara langsung kepada Sekretaris Desa Tompo Bulu dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari hilirisasi program kerja KKN sekaligus wujud penerapan ilmu Administrasi Publik dalam mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif, berbasis data, dan melibatkan masyarakat.
Mahasiswa KKN Unhas menilai pembangunan desa akan semakin kuat ketika kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berangkat dari asumsi, tetapi juga berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat.
Karena itu, policy brief yang disusun diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi dapat menjadi referensi praktis bagi pemerintah desa dalam merancang program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan warga.
Sekretaris Desa Tompo Bulu bersama Ketua BPD menyambut baik kontribusi mahasiswa KKN Unhas tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam menggali aspirasi masyarakat sekaligus menghadirkan rekomendasi yang dapat mendukung proses perencanaan pembangunan desa.
Bagi mahasiswa KKN, proses tersebut menjadi pengalaman penting dalam menerapkan pengetahuan akademik secara langsung di tengah masyarakat. Aspirasi yang mereka temukan di lapangan tidak hanya dicatat, tetapi dianalisis dan diterjemahkan menjadi rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi desa.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Daerah Unhas Gelombang 116 ingin menunjukkan bahwa kampus dan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam melahirkan gagasan pembangunan.
(Melykha***)

Tinggalkan Balasan