KabartaNews.Pangkep, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan program kerja Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Pembuatan Eco-Brick di SD Negeri 17 Langnga-Langnga Kelurahan Bontokio pada Kamis (23/07/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala SD Negeri 17 Langnga-Langnga, para guru, serta siswa-siswi sebagai peserta utama. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai guna sekaligus menanamkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat serta dampaknya terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN menjelaskan pentingnya menerapkan perilaku ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah, serta pemanfaatan kembali limbah plastik.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga memperkenalkan eco-brick sebagai salah satu solusi sederhana dalam mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara memadatkan sampah plastik ke dalam botol plastik bekas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk yang bernilai guna.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco-brick. Mahasiswa KKN mendampingi siswa dalam memilah sampah plastik yang bersih dan kering, memotong plastik menjadi bagian-bagian kecil, kemudian memasukkannya ke dalam botol plastik hingga padat menggunakan tongkat kayu.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba secara langsung proses pembuatan eco-brick. Suasana belajar yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami pentingnya pengelolaan sampah serta peran mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Suci Safitri selaku koordinator program kerja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi lingkungan yang dirancang untuk membangun kesadaran dan kebiasaan positif dalam mengelola sampah sejak usia dini.
“Melalui program Eco-Brick ini kami ingin mengajak adik-adik siswa memahami bahwa sampah plastik bukan hanya limbah yang harus dibuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai apabila dikelola dengan benar.
Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendorong siswa untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan langkah-langkah sederhana seperti ini, kami percaya perubahan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai sejak dini,” ujar Suci Safitri.
Kepala SD Negeri 17 LaLangnga,menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan program Eco-Brick yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermakna karena memadukan edukasi lingkungan dengan praktik secara langsung, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang telah menghadirkan program Eco-Brick di sekolah kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena mengajarkan anak-anak bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mengelola sampah plastik dengan baik.
Saya melihat siswa sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan eco-brick. Kami berharap program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dikembangkan sebagai budaya peduli lingkungan di sekolah. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya,” ungkap Kepala SD Negeri 17 Langnga-langnga
Pelaksanaan program Eco-Brick mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah. Selain meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga melatih kreativitas, kerja sama, serta tanggung jawab peserta didik dalam mengelola sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.
Melalui program kerja Eco-Brick, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui edukasi lingkungan kepada generasi muda. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, dan peserta didik diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di SD Negeri 17 Langnga-Langnga.
Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengurangi pencemaran sampah plastik melalui pengelolaan yang kreatif, inovatif, dan ramah lingkungan.
(Redaksi***)

Tinggalkan Balasan