PANGKEP– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) atau Coaching Clinic aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) bagi seluruh operator di tingkat Kelurahan dan Desa se-Kabupaten Pangkep.

Kegiatan penting ini dilaksanakan selama satu minggu penuh, dimulai pada hari Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep. Pelaksanaan Bimtek ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) Kabupaten Pangkep.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Muhiddin R., S.Hut., M.M., memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap implementasi aplikasi SRIKANDI. Beliau menilai bahwa program ini merupakan langkah maju yang penting dalam transformasi digital pemerintahan dan pengelolaan arsip nasional, khususnya di Kabupaten Pangkep.

“Penerapan SRIKANDI akan mengubah cara kerja kita dalam pengelolaan arsip. Ini bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi tentang menciptakan birokrasi yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi, sejalan dengan visi Smart Governance,” ujar Muhiddin.

Kepala Bidang Pengelola Kearsipan, Aco M. Paranrangi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa diadakannya BIMTEK ini bertujuan utama untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi pemerintahan.

Dengan fitur lengkap mulai dari penciptaan, penyimpanan, hingga pemusnahan arsip secara terintegrasi, SRIKANDI diharapkan mampu membawa dampak signifikan, yaitu dengan
Mempercepat proses persuratan dan administrasi juga dapat
menghemat biaya operasional dan meningkatkan keamanan data kearsipan sertaMendukung transparansi dan akuntabilitas birokrasi.

“Melalui Bimtek ini, kami memastikan semua operator di desa dan kelurahan mampu mengoperasikan SRIKANDI dengan baik, sehingga manfaat maksimal dari digitalisasi kearsipan dapat segera dirasakan oleh seluruh perangkat daerah,” tutup Aco M. Paranrangi. (Red)