KabartaNews.PANGKEP, – Wajah yang bersahaja, tawa yang renyah, dan sifat humoris adalah kesan pertama yang didapat awak media saat bertemu dengan Yasin, S.Pd, Kepala UPT SMP 5 SATAP Liukang Kalmas, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep.

Sosok yang kini memasuki usia kepala enam ini menyimpan segudang kisah heroik dalam pengabdiannya di salah satu sekolah terpencil di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep.

Yasin, S.Pd. kini tengah menghitung bulan menuju masa purna bakti. Ia akan mengakhiri karier cemerlangnya di UPT SMP 5 SATAP Liukang Kalmas, sekolah yang terletak di gugusan pulau terjauh Pangkep.

Bagi Yasin, mengajar di wilayah terpencil bukanlah beban, melainkan sebuah kehormatan. Ia bersama rekan-rekan gurunya telah membuktikan komitmen yang luar biasa, bahkan dengan risiko menempuh perjalanan laut yang menantang.

“Ini merupakan kebanggaan mengabdi sebagai tenaga pendidik di wilayah terpencil,” ungkap Yasin dengan sorot mata penuh semangat.

“Bagi kami, mengajar anak-anak di wilayah pelosok adalah kebanggaan, walaupun kami harus menempuh ombak yang besar untuk sampai di lokasi tempat kami mengabdi.”

Bertugas di daerah terpencil memang membawa tantangan besar, terutama terkait keterbatasan sumber daya dan jumlah peserta didik. UPT SMP 5 SATAP Liukang Kalmas tercatat hanya memiliki 36 siswa.

Dengan jumlah siswa yang minim, proses belajar mengajar harus ditopang oleh sumber daya guru yang sangat terbatas. Sekolah ini hanya mengandalkan 3 Guru PNS dan 1 Guru P3K yang menjadi tulang punggung utama pendidikan di pulau tersebut.

Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang memastikan roda pendidikan terus berputar di Liukang Kalmas.

Meskipun berada di lokasi 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dengan keterbatasan sarana dan prasarana, dedikasi Yasin, S.Pd bersama para guru lainnya patut diacungi jempol.

Kisah pengabdian Yasin, S.Pd menjelang masa pensiunnya ini menjadi inspirasi tentang totalitas seorang pendidik yang membuktikan bahwa semangat mencerdaskan anak bangsa tidak pernah pudar oleh jarak maupun tantangan.(Red)