KabartaNews.Gowa – Gelombang demontrasi yang dilakukan oleh Mahasiswa dan elemen masyarakat sepekan terakhir terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Kegiatan penyampaian aspirasi ini, terkadang menimbulkan gejolak hingga kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban nyawa dan fasilitas umum serta pemerintah.
Menyikapi kejadian demonstrasi yang sudah potensi rusuh di beberapa wilayah ini, Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Forkopimda, OKP, Ormas dan BEM Mahasiswa melaksanakan Deklarasi Gowa Damai menolak Demonstrasi anarkis yang dilaksanakan di lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa. Selasa (02/09/2025).
Pada kegiatan yang di ikuti ratusan peserta ini, Palang Merah Indonesia Kabupaten Gowa turut menurunkan porsenil sebanyak 32 terdiri dari staf dan relawan serta kerahkan 1 unit ambulance. Selain sebagai peserta Deklarasi Damai, personil PMI Gowa juga menyiapkan layanan medis selama kegiatan berlangsung.
Salah satu relawan PMI Gowa Muhammad Fajar mengutarakan, bahwa sebagai organisasi yang mengedepankan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, selalu berada dalam garda terdepan yang siap bertugas dalam bencana sosial dan kegiatan layanan sosial di masa damai.
” Sebagai organisasi yang mendapat mandat memberi layanan medis khususnya pertolongan pertama, kami dari PMI Gowa hadir memberi layanan medis kepada siapa pun yang terlibat dalam kegiatan ini.” Ungkap Fajar.
Selain itu, dalam pesan Deklarasi Damai Gowa, PMI juga turut menjadi bagian bersama organisasi pemuda, Mahasiswa dan Ormas lainnya yang menolak terjadinya Demonstrasi Anarkis dalam penyampaian pendapat.
” Keluarga besar PMI Gowa akan selalu mendukung kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketertiban di tengah masyarakat yang menyampaikan aspirasi dan akan selalu hadir memberi layanan medis dan layanan sosial lainnya.” Tutupnya.
(Redaksi***)

Tinggalkan Balasan