KabartaNews.Pangkep– Perusahaan BUMN PT. Semen Tonasa kembali menjadi sorotan publik terkait pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Mantan stafsus bupati pangkep mengkritik langkah perusahaan dalam memberikan bantuan listrik gratis kepada warga sekitar pabrik.

Menurut May seharusnya PT. Semen Tonasa membentuk wadah yang dikelola desa sekitar Ring Satu untuk mengelola dana CSR, termasuk pembayaran tagihan listrik warga sekitar.

“Kesalahan fatal dilakukan PT. Semen Tonasa dengan menyalurkan kelebihan beban listrik gratis tanpa mekanisme yang jelas,” ujarnya di Warkop Kita, Sabtu (30/8/2025).

MAY menekankan bahwa perusahaan harus memberikan hak penuh kepada masyarakat yang terdampak, namun dengan cara-cara yang tidak melanggar aturan.

“Pihak Semen Tonasa harus memikirkan langkah terbaik untuk pelayanan dan pemberian asas manfaat terhadap masyarakat Kabupaten Pangkep,” tambahnya.

Sebelumnya, aktivis lingkungan Muhammad Arsyad Yunus juga mantan stafsus bupati pangkep mengkritik dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh PT. Semen Tonasa. Menurutnya, dampak tersebut semakin mengkhawatirkan masyarakat di sekitar area produksi.

Kritik dan sorotan publik ini diharapkan dapat menjadi perhatian PT. Semen Tonasa untuk memperbaiki pengelolaan CSR dan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Dengan demikian, perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

(Redaksi***)